Minggu, 15 Mei 2016

Are you a loser?

Menghapus masa lalu..
Mengubah gaya hidup..
Mengubah cara berfikir dan memaknai sesuatu..
Untuk usia seperti ini (katanya 26 tahun) sudah cukup terlambat, mengingat orang-orang yang seumuran denganku sudah pasti ter-image sebagai seseorang yang dewasa, mandiri, menikah, mengurus anak dan  menangani segala persoalan hidup secara apik serta  tidak banyak membuat kesalahan..
Tak ada kata terlambat, katanya..
Aku percaya segala niat untuk kebaikan terutama untuk diri sendiri, akan diberi jalan mudah oleh Nya..
Meninggalkan segala macam atribut social media menjadi salah satu caranya, entah akan berhasil atau tidak, semua aku serahkan pada konsistensi diri sendiri, seberapa konsisten aku menjalankannya..
Entahlah, aku merasa siap atau tidak meninggalkan teman-teman mayaku, hanya saja sosial media telah merenggut separuh dari usiaku...

Merasa paling menderita, merasa paling sial, merasa paling tak benar dan selalu salah, bukankah itu sifat dari seorang loser?
Mari bertanya pada hati kecil, apakah benar aku seorang loser?
Tetapi tunggu dulu, bukankah seorang pecundang juga seharusnya juga memiliki hal yang baik dari sisi lain hidupnya..?
Tak sepenuhnya semenderita itu..
Tak sepenuhnya menyesali kehidupan seperti itu..
Tak sepenuhnya hidupnya selalu dicemooh oleh orang-orang yang menganggap dirinya sendiri sebagai orang yang paling sempurna..

Mencari sesuatu yang berharga dari tumpukan sampah itu tak mudah, harus mengesampingkan rasa jijik dan aroma tak sedap lainnya..

Lalu, apa korelasinya?
Ah, ketika seorang pecundang mengungkapkan sesuatu melalui tulisan atau apapun itu, bukankah semua terlihat salah dan tak berarti apa-apa?



0 komentar:

Posting Komentar

d pumpkin_

d pumpkin_
we are the best friendship..