Selasa, 17 Mei 2016
Sebuah Proses
Kemanakah hati ini akan berlabuh..
Menemukan sosok yang nyaman seperti dulu..
Apakah ini pertanda bahwa memang move on itu tak semudah mengatakannya?
Dengan membanding-bandingkan sosok seperti itu bukankah sama saja dengan menutup hati untuk orang dengan sifat yang berbeda?
Ah, move on..
Memahami teorinya tak semudah melaksanakannya..
Lalu bagaimana dengan sebagian besar orang yang dengan mudahnya bergonta ganti pasangan?
Apakah ia juga melalui proses seperti itu?
Atau mengabaikannya dengan semboyan, " yang lalu biarlah berlalu.."
Bukankah itu naif?
Tidak mungkin seseorang yang memiliki kenangan teramat indah lantas langsung hilang hanya dalam hitungan hari kemudian tiba-tiba jatuh cinta dengan seseorang yang benar-benar baru dalam hidupnya...
Atau memang setiap orang memiliki proses yang berbeda-beda dengan jangka waktu yang berbeda-beda pula?
Dan sampai saat ini aku pun tak mengerti bagaimana mempersingkat proses itu...
Menghadirkan sosok baru jadi salah satu solusinya, katanya...
Tetapi bukankah pada akhirnya sama saja dengan pelarian semata? Atau memang hal itu merupakan salah satu bentuk proses itu sendiri?
Ah, entahlah...
Dan lagi, dan lagi..
Move on...
Memahami teorinya tak semudah melaksanakannya...
Minggu, 15 Mei 2016
Are you a loser?
Mengubah gaya hidup..
Mengubah cara berfikir dan memaknai sesuatu..
Untuk usia seperti ini (katanya 26 tahun) sudah cukup terlambat, mengingat orang-orang yang seumuran denganku sudah pasti ter-image sebagai seseorang yang dewasa, mandiri, menikah, mengurus anak dan menangani segala persoalan hidup secara apik serta tidak banyak membuat kesalahan..
Tak ada kata terlambat, katanya..
Aku percaya segala niat untuk kebaikan terutama untuk diri sendiri, akan diberi jalan mudah oleh Nya..
Meninggalkan segala macam atribut social media menjadi salah satu caranya, entah akan berhasil atau tidak, semua aku serahkan pada konsistensi diri sendiri, seberapa konsisten aku menjalankannya..
Entahlah, aku merasa siap atau tidak meninggalkan teman-teman mayaku, hanya saja sosial media telah merenggut separuh dari usiaku...
Merasa paling menderita, merasa paling sial, merasa paling tak benar dan selalu salah, bukankah itu sifat dari seorang loser?
Mari bertanya pada hati kecil, apakah benar aku seorang loser?
Tetapi tunggu dulu, bukankah seorang pecundang juga seharusnya juga memiliki hal yang baik dari sisi lain hidupnya..?
Tak sepenuhnya semenderita itu..
Tak sepenuhnya menyesali kehidupan seperti itu..
Tak sepenuhnya hidupnya selalu dicemooh oleh orang-orang yang menganggap dirinya sendiri sebagai orang yang paling sempurna..
Mencari sesuatu yang berharga dari tumpukan sampah itu tak mudah, harus mengesampingkan rasa jijik dan aroma tak sedap lainnya..
Lalu, apa korelasinya?
Ah, ketika seorang pecundang mengungkapkan sesuatu melalui tulisan atau apapun itu, bukankah semua terlihat salah dan tak berarti apa-apa?
Terimakasih Bijaksana
Percaya apapun yang akan terjadi nanti
Kau tetap pesona rahasia di lagu ini
Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
kau tetap yang ter..muah di hati
Kuakui ku tak hanya hinggap di satu hati
Kutakuti ku terlalu liar untuk dimiliki
Walau begitu semua hanya persinggahan egoku
Sifatmu telah merobohkan aku
Dan waktupun terus berlari
Dan akupun semakin mengerti
Apa yang akan ku hadapi
Apa yang akan aku cari
Aku tuliskan lagu sederhana
Untuk dirimu yang sangat bijaksana
Memahamiku dan mencintaiku
Apa adanya....
Apa adanya...
Catatan:
Lagu yang dibuat pada tahun 2002 , salah satu lagu dari album 07 Des ciptaan Eross Candra ini adalah salah satu lagu favorit dari sekian lagu Sheila On 7 yang ada di playlist mp3 player milikku. Lagu ini sudah cukup lama sih, tetapi sejak dicover oleh Stereo (drama musical NetTV) mendadak jadi suka pake banget. Lagu ini mengajarkan kita bahwa, kita tahu, kita sadar, siapakah orang yang pantas untuk menjadi pendamping kita. Dalam lagu ini, diceritakan bahwa ia tak hanya hinggap disatu hati tetapi ia paham siapakah yang sebenarnya ia cintai yang siap menunggu dan sabar menghadapi keegoisannya. Menurut kalian adakah seseorang yang sebijaksana itu?
Jumat, 13 Mei 2016
Seandainya....
Aku memilih tak biasa
Jalan yang begitu panjang
Tak tahu akan berakhir kapan dan dimana
Dan yang biasa hanya ketidakbiasaan...
Putus asa dengan segala hal yang berkaitan dengan cinta, apa mau dikata?
Kata-kata "move on" yang sering digadang-gadang oleh banyak orang, tak juga memberi pengaruh banyak..
Andai keputusasaan ini tiada, apakah tetap bisa meraih sebuah cinta?
Atau ada sebuah kepatutan yang bersyarat untuk seseorang meraih cinta?
Seandainya ada pilihan untuk tidak seperti biasa..
Seandainya ada cara untuk memilih tidak putus asa..
Seandainya ada sosok seperti dalam dongeng yang bisa mengubah keputusasaan ini menjadi sesuatu yang biasa...
Selasa, 10 Mei 2016
P E N A T
Pilihan yang menjadikannya seperti ini, menyesal?
Sejujurnya iya, tetapi apa gunanya lagi menyesali hal-hal yang sudah terjadi?
Ketika kebosanan sudah meraja, aku pun tak tahu harus bagaimana,
Inginnya ia turun tahta dan tak menguasaiku lagi..
Segalanya berasa bertumpuk menjadi satu, membuatku semakin sulit untuk bergerak dan hampir tak bisa bernafas...
Pernah terfikir, adakah sesuatu yang dapat merubah segalanya?
Yang mampu mengangkat beban yang telah terlanjur menumpuk itu?
Menopang segala kepincanganku dan membuatku kembali kokoh untuk berdiri ?
Ingin rasanya waktu terhenti dan aku lenyap dari semua ini,
Tanpa sisa, tanpa rasa...
Senin, 02 Mei 2016
About My Self
Let's try to introduce my self 😁
My real name is Nanik Sugiarti. I'm 26 years old, merasa betapa tuanya saya dalam status "single". Yups, aku masih single, belum menikah disaat teman-teman seangkatanku memamerkan foto pernikahan atau baby lucu mereka di foto profil facebook atau BBM, tidak terikat pacaran atau memang tidak mau terikat dalam suatu hubungan karena trauma tertentu (haha).
Saat ini aku bekerja di suatu tempat yang tidak perlu saya sebutkan namanya sebagai front office.
Seorang yang sebenarnya ambisius tetapi missed banget sama yang namanya konsisten. Aku punya banyak sekali impian, terlalu banyak sepertinya tetapi kembali lagi, karena tidak konsisten dalam mengerjakan banyak hal yang terjadi malah kegagalan.
Dari pengalaman-pengalaman yang sudah-sudah, akhirnya aku bisa menyimpulkan bahwa I can't do multitasking!!
Contohnya sudah banyak, dari crafting, online shop, sampai ikutan MLM, tetapi semua zero alias nol, tidak berbekas dan bersisa. Sama halnya seperti blogging, kalau ngereview ulang sejarah perbloggeran Nanie Granger (my sosmed name), kalau aku bisa bilang hancur ya termasuk kategori hancur, berantakan, tidak konsisten dalam tema atau tulisan, tidak runtut dan moody banget. Ok, that's all my bad habbit.. Oh my God, bisa berbahasa Inggris yang baik tidak sih? Geleng-geleng kepala saja lah saya 😁😁😁.
my profile_
d pumpkin_
we are the best friendship..

